membuat data source dari query sql di pentaho

salah satu kemudahan reporting di pentaho adalah, kita bisa membuat sql query (select statement) menjadi sebuah data source. selanjutnya data source ini bisa dipakai dalam membuat report analisis (pivot/slice-and-dice). sql query bisa diarahkan langsung ke source application (ERP, CRM, dll), dan juga bisa diarahkan ke database datamart.

jika sql query ini diambil dari source application (misalnya ERP, CRM, dll), maka dengan seiring berubahnya data di source application itu, maka hasil sql query juga otomatis berubah, maka report pentaho ini bisa dikatakan real time. ini menguntungkan sekaligus merugikan. manakala query-nya kompleks, report ini akan mengalami degradasi performa yang signifikan.

untuk membuat data source terlebih dahulu, harus punya database connection. jika anda sudah punya connection ke source application atau ke datamart (tergantung report anda mau diambil dari database mana), maka step ini bisa dilalui. untuk membuat connection, klik menu file || manage datasource.

kemudian klik tombol create new datasource di kanan atas.

 

pada field source type, pilih sql query. lalu pada pane connection, klik icon +.

berikan nama pada connection name, tentukan jenis database nya di pane database type, kemudian masukkan hostname, database name, port, username, dan password. jika sudah klik test connection untuk menguji apakah benar-benar bisa terhubung ke database. jika sudah, klik OK.

saat ini connection sudah dibuat. sekarang saat nya membuat datasource. perhatikan gambar dibawah ini:

isikan nama datasource. kemudian masukkan sql query yang menjadi datasource report kita. klik finish. pentaho akan bertanya apakah anda sudah selesai atau mau meng-costumize datasource. pilih costumize, lalu klik OK.

perhatikan gambar dibawah ini:

selanjutnya adalah penyesuaian atas apa yang sudah dibuatkan pentaho by default. pentaho otomatis menempatkan kolom berisi angka di bagian measuremen. beberapa ada yang kurang tepat. misalnya saya beri contoh, kolom bulan dan tahun itu angka tapi seharusnya masuk measurement. maka hapuslah 2 measurement yang salah tersebut. selanjutnya, dibagian dimension, bulan dan tahun itu by default dibuat sebagai dimensi yang terpisah, padahal mereka dimensi yang 1 kelompok. maka jadikanlah 2 dimensi itu menjadi 1 dengan level 1 berupa tahun dan level 2 berupa bulan. klik OK jika sudah.

sebagai contoh, gambar berikut ini adalah hasil reporting yang dihasilkan dengan datasource tersebut:

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s