import inventory di openbravo

tutorial ini akan berbagi tentang cara import inventory di openbravo. setelah proses import, saldo stok akan di-update sesuai apa yang di-import. import inventory menggunakan physical inventory sebagai sarana transaksional. import inventory hanya berlaku untuk penentuan saldo awal saja, jadi hanya dipakai 1x selama beroperasinya openbravo.

berikut adalah langkah langkah import inventory:

  1. pastikan anda isi template import inventory yang bisa di download disini. template itu sudah berisi contoh data, yang bisa dihapus. berikut adalah penjelasan field-field yang harus diisi:
    1. description: diisi dengan keterangan, biasanya diisi dengan “opening balance”. setiap kombinasi antara kolom description dan movement date, akan membentuk 1 header dalam physical inventory.
    2. storage bin key: diisi dengan kode storage bin dalam warehouse. kolom ini memberi tahu openbravo di storage bin mana inventory ini akan diimport. jika ternyata ada kesalahan, misalnya karena typo, atau salah huruf besar/kecil, maka openbravo akan menggagalkan proses import.
    3. product key: diisi dengan kode produk yang akan diimport inventory nya. jika ternyata ada kesalahan, misalnya karena typo, atau salah huruf besar/kecil, maka openbravo akan menggagalkan proses import.
    4. movement date: diisi dengan tanggal transaksi inventory. untuk initial balance, atau opening balance, diisi dengan tanggal mulai periode pada tahun tersebut, atau tanggal pertama go live openbravo. setiap kombinasi antara kolom description dan movement date, akan membentuk 1 header dalam physical inventory.
    5. Qty: jumlah saldo stok barang yang diimport
  2. buka menu import file loader
  3. upload CSV nya dan pilih format file ke import inventory, klik header first line.
  4. klik OK untuk preview
  5. klik process untuk eksekusi proses import ke table sementara
  6. buka menu import inventory untuk melihat hasil import di table sementara
  7. klik salah satu record, terserah yang mana, sehingga di pojok kanan atas muncul tombol import inventory.
  8. klik tombol import inventory, tombol ini akan mencari semua record di window ini yang belum diimport (import process complete = N). pilih organisasi yang menjadi pemilik inventory tersebut.
  9. hasil yang nampak jika proses import berhasil
  10. kemudian buka window physical inventory, perhatikan ada record opening balance sebagai hasil dari proses di langkah sebelumnya.
  11. pada langkah sebelumnya, dokumen physical inventory masih draft, jadi perlu dilakukan completion untuk menyatakan dokumen ini sah dan berdampak pada inventory. klik tombol process inventory count di pojok kanan atas, lalu klik ok.
  12. dalam contoh ini ada 7 record yang diimport, dan bukti kalau ini sudah sukses diimport adalah buka window warehouse and storage bin, lalu pilih warehouse sesuai yang yang tadi diimport (store 1), kemudian buka sub tab storage bin. kemudian pilih record sesuai bin yang diimport (S1-STORAGE). kemudian buka sub tab bin content dimana ada 7 record baru yang masuk.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s